Home

Thursday, June 10, 2010

Bunda, aku ingin disayangi....


Miris dan sediiiih banget liat berita-berita di TV tentang anak-anak yang jadi korban kekerasan yang mana dilakukan oleh sang ibunya sendiri. Ibu yang seharusnya melindungi dan menyayangi justru menyiksa dan tak jarang mengantar anak-anak ini menjemput ajal. Naudzubillahiminzalik...

Yang paling miris adalah cerita penyiksaan yang dialami Feri, bayi yang baru menginjak umur 5 bulanan. Si bayi tak berdosa ini disiksa ibunya hingga kedua tangan dan kedua kakinya patah. Ngeri!!!

source: http://berita.liputan6.com/

Entah karena tekanan ekonomi atau memang si ibu ini mengalami gangguan psikis, dia tega menyiksa Feri dan Icha, sang kakak. Dan konon, si sulung yang berusia 12 tahun sudah lama lari dari rumah karena tak kuat menanggung siksaan ibunya. Ga diceritain kemana ayah anak-anak ini.

Pas liat berita ini sampai pengen nangis liat keadaan Feri, diem aja dan dah ga bisa nangis lagi kayaknya. Kebayang kaya apa sakitnya, anak sekecil itu mengalami luka separah itu. Apalagi saya juga punya anak seusia Feri ini, makin sedih. Namun, perkembangan terakhir, setelah Feri mendapatkan perawatan, dia sudah bisa menggerakkan kakinya. Alhamdulillah.

Selain kasus di atas banyak banget kasus2 sebelumnya. Ada juga yang sampai meninggal ditenggelamin di bak mandi, trus si ibu berusaha bunuh diri namun gagal. Namun belakangan diketahui, si ibu berhasil bunuh diri di dalam sel tahanan.

Atau ingatkah dengan berita seorang ibu yang membunuh 3 orang anaknya sekaligus gara-gara takut dengan masa depan anaknya nanti. Si ibu ini adalah orang yang berpendidikan lulusan universitas ternama, dan yang jelas bukan dari kalangan ekonomi lemah. Si ibu ini didiagnosis menderita skizofrenia.

Dan, tak terhitung lagi jumlah ibu yang berusaha bunuh diri dengan mengikut sertakan anaknya. Dari data yang pernah aku baca, 50% kekerasan pada anak ternyata dilakukan oleh ibu mereka sendiri. Sedihnya.

Entah karena tekanan ekonomi, gangguan jiwa, atau sebab lainnya, anak-anak tak berdosa itu telah menjadi korban.Siapa yang harus disalahkan? Kalau masalahnya karena ekonomi, kenapa nggak menyerahkan anak untuk diasuh orang lain daripada harus diasuh sendiri tapi disiksa sedemikian rupa.

Semoga kasus kasus seperti ini nggak ada lagi, anak anak nggak perlu tau dan terlibat apalagi menjadi pelampiasan masalah yang dihadapi orang tua, karena mereka cuma ingin disayangi. Dan itu tugas kita sebagai ibu yang diamanahi oleh Allah untuk menjaga dan mengasuh mereka.











1 komentar:

Dian said...

Miris banget ya kalo kita lagi lihat tipi ato baca koran kalo ada berita2 seperti itu. Moga aja kita selalu jadi ibu yang baik bagi anak2 dan juga bisa selalu jaga emosi supaya gak gelap mata ya

There was an error in this gadget

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

Our Beloved Hafizh