Home

Thursday, September 12, 2013

Mencintai dan Dicintai



Anak-anak memang sering mengeluarkan statement-statement ajaib ya, yang nggak pernah kita duga sebelumnya. Dan kadang kita harus putar otak untuk menjawab pertanyaannya maupun merespon apa yang dikatakannya. Seperti yang terjadi sama Hafizh pagi tadi.

Di usia 3,5 thn Hafiz ini sukaaaa banget bercerita. Misalkan ditanya satu pertanyaan, dia akan menjawab dengan detil kronologisnya dan bahkan hal-hal yang sebenarnya ngga ditanyain, namun memang masih dalam konteks pertanyaan hehe

H: Ibu, kemarin aku hari minggu naik kuda ya.

I:  Iya, Hafizh suka?

H: Suka. Kudanya kuda laki-laki sama kuda perempuan.

I: Oh iya? Kan kudanya Cuma satu.

H: Iya, tapi aku kepengen kudanya dua. Laki sama perempuan. Kuda perempuan dicintai sama kuda laki laki

I: *bagaikan tersambar petir* haha lebay…emaknya berusaha tenang sambil mikir juga sih, darimana anak ini bisa kepikiran statement dia barusan?

Kok bisa?

H: Iya bisa (jawab dengan santai). Kudanya love itu lhooo…love (sambil tangannya memperagakan bentuk hati)

I: Oooo (manggut manggut). Trus kalo Hafizh dicintai siapa?

H: Hafizh dicintai ayah sama ibu.

I: Emaknya menghela napas panjang. Alhamdulillah. Kemudian mencoba mengetes lagi.
Kalo mbak bela (sepupunya) dicintai siapa?

H: Dicintai bude sama pakde

I: Kalo yangti sama kakung?

H: Yangti sama kakung dicintai aku, mbak bela, mas fahri, banyak.

I: Oooo sukur deh dia mengasumsikan mencintai dengan menyayangi. Hehehe.

Emaknya juga sih ya keburu parno hihihi. Yaa gimana enggak, kalo di sini mencintai masih terasa beda dengan menyayangi, padahal kalo di luar sono ya sama-sama “love” ya artinya hehehe…
Kadang kita takut anak-anak berpikir seperti yang kita bayangkan, padahal nggak selalu.

Seperti misalnya ketika anak laki-laki main masak-masakan. Sebagian orang berpendapat: heeii itu kan mainan anak cewek. Padahal sih pikiran anak ngga sampe ke situ. Main ya main aja. Lagian memasak  bukan dominasi cewek kan?


1 komentar:

dian sigit solichedi said...

anak kecil ngomong cinta2 bikin emaknya parno, pdhl makna cinta nya anak itu cinta yg sebenarnya ya :)

There was an error in this gadget

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

Our Beloved Hafizh