Home

Friday, October 25, 2013

Tak Ada Salahnya Mencoba





Tahun ini Alhamdulillah menjadi tahun yang membahagiakan. Karena setelah digadang-gadang selama 2 tahun, rajin belajar, rajin bikin tugas, rajin melototin textbook dan ofkors jurnal-jurnal yang bikin mata keriting, akhirnya selesai sudah kuliah master linguistic di kampus tercintaku, UNDIP.

Dan, sekarang-sekarang ini adalah saatnya memanfaatkan selembar ijasah ini untuk mencari tempat yang lebih baik hehe. Bukannya tempat yang sekarang kurang baik ya, baik kok. 

Tapi masalahnya saya masih dianggap orang luar di kampus saya ini alias masih jadi dosen belum tetap. Tentu saja saya berharap menjadi dosen tetap, dan dimulailah aksi penyebaran ijasah sodara-sodara.

Dimana-mana pasti lah ngincernya dosen PNS. Ya saya memang salah satu dari sekian banyak orang yang masih mengejar-ngejar ujian CPNS. Dan cita-cita saya adalah bisa mengajar di almamater saya, UNDIP.

Tapi sayangnya, tahun ini UNDIP tidak membuka formasi yang sesuai dengan pendidikan saya. Yang saya cari adalah posisi Dosen Bahasa Inggris, sedangkan yang dibutuhkan adalah dosen bahasa jepang hehe.

Sebetulnya sama-sama di Semarang, ada UNNES yang membuka formasi dosen Bahasa Inggris, namun sayangnya lagi yang dibutuhkan adalah lulusan dengan latar belakang kependidikan (S.Pd, M.Pd). 

Saya ngga bisa ngelamar di situ, karena otomatis akan tidak lolos verifikasi administrasi. Oiya, saya S1 non kependidikan dan S2 juga non kependidikan. (S.S, M.Hum). Walopun di magister juga ada mata kuliah applied linguistic yang didalemnya ada ilmu pedagogic, tapi tetap saja agak ragu-ragu ga lolos administrasi. Ya sudah, ga jadi ngelamar di UNNES.

Yaah memang belum rejeki saya kali tahun ini. Tapi kenapa rasanya kok sayang melewatkan moment perekrutan dosen cpns di tahun ini. Akhirnya saya coba cari di universitas lain. Saya cari yang di sekitaran P. Jawa aja.  Dan, setelah ngubek-ngubek pengumuman, dengan mempertimbangkan syarat latar pendidikan yang dibutuhkan tentunya (dan lokasi), tertujulah mata saya di Universitas Negeri Malang (disingkat UM). 

Di universitas ini syarat yang dibutuhkan sesuai dengan latar pendidikan yang saya punya. Kayaknya mau daftar ini aja deh. Tapi, agak gimana juga ya, yang dibutuhin 1 dosen bahasa inggris. 1 aja, bayangkan hehe (Jadi inget dulu tes dephub seleksi terakhir tersisa 3 orang untuk memperebutkan 1 posisi dan saya termasuk di dalamya, dan saya ga lolos – nangis guling-guling, padahal peluangnya udah besar banget ya).

Tiap dosen mata kuliah memang hanya 1 yang dibutuhkan, kalo digabungin sih banyak formasi yang disediakan ya. Tapi ya itu, masing-masing formasi Cuma 1. Dan kebetulan di UM ini ada 9 orang yang memperebutkan posisi 1 dosen sastra inggris. Mudah-mudahan seleksinya berjalan dengan penuh kejujuran, aamiin.

Gpp deh, nekat kirim lamaran. Dan setelah menunggu, lolos administrasi. Berarti saya harus berangkat ke Malang. Sempet bimbang, berangkat ga ya…secara Semarang-Malang itu lumayan banget jaraknya hehe.

Kebetulan sahabatku tercinta (huweekk....) tanpa disangka-sangka, si @santi_aira juga ikut ngirimin lamaran (tapi dia ngelamar di UNIBRAW). Dan kita sepakat: BERANGKATTTT!!!

Senengnya lagi, 2 universitas itu berdekatan lokasinya. Jadi asik deh kayaknya. Semangat banget ke Malang. Ini kayaknya akan jadi perjalanan penting buat aku dan Santi sepanjang sejarah persahabatan kita. Ceileh. Kita mau mbolang berdua di Malang. 

Santi,  di perjalanann ga boleh rewel yaaaa *jitak*

Ga ada salahnya kan dicoba, siapa tahu rejekinya di Malang. 

Dan, kita sudah memesan semua tiket perjalanan pulang pergi, penginapan, dan itinerary di Malang nanti selama 3 hari. (berangkat sabtu, ujian minggu, pulangnya senin)

Tunggu-tunggu...ini kan ke Malang-nya dalam rangka ujian yaa? Knapa kayaknya euforianya lebih ke "dolan" nya yaa...bhihihikk...

2 komentar:

Lidya - Mama Cal-Vin said...

selamat ya sekarang tinggal memtik hasilnya

sari said...

thanks mbak..masih harus tetep berjuang lagi nih :)

There was an error in this gadget

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

Our Beloved Hafizh