Home

Tuesday, February 18, 2014

5th Wedding Anniversary



5 tahun dibilang sebentar juga lumayan lama, dibilang lama juga masih sebentar. Yang jelas selama 5 tahun ini belajar penyesuaian diri masing-masing masih terus berlangsung. Mungkin bukan menyesuaikan diri kali ya, lebih ke pemakluman. Karena kita memang dua individu yang berbeda dan punya sifat yang kadang bertolak belakang.

Soal berantem. Widih ya pernah lah (mosok enggak? Hehe). Dan berantemnya itu kadang (saya) kepikirannya jauuuuhhh banget (saking sakit hatinya) dan setelah ada moment kita berdamai, suka ngerasa “ih lebay amat ya saya berantem gt aja udah mikir yang enggak-enggak’.

Soal cemburu, ehmm…kayaknya berantem kita selama ini lebih ke sifat, salah paham, pokoknya yang berkaitan dengan personal yang memang kurang sepaham terhadap suatu masalah. Kalau berantem karena cemburu kok kayaknya ga pernah ya hihihi.

Apa karena kita percaya satu sama lain 100persen? Ga boleh juga ya, percaya boleh, waspada teteup. Atau karena kita memang orangnya sama-sama ga romantic? Emm ada hubungannya ga sih? Kalo soal ngga romantis memang suami saya orangnya ga romantis.

Sesekali doong pengen masakan kita dipuji, kalau ada feedback gitu kan rasanya seneng masak dan bakal terus masakin. Tapi, pujian ga pernah keluar *lesu* tapi masakan selalu dihabisin.

Pernah iseng nanya, “masakannya enak ga?” dijawabnya sih “enak”. Coba tanya lagi “kenapa jarang muji masakan?” Jawabnya sih (dengan tetep lempeng) “kalo masakan aku habisin berarti kan enak, apalagi kalo sampe nambah-nambah”. Oke deh kakakkkk…emang susah bermanis-manis ria si suami ini.

Yang paling bĂȘte kadang pas iseng BBM udah ngetik panjang-panjang, jawabannya Cuma “Ya” atau “Ok”. Yaelah brooo…hihihi.

Itu pandangan saya terhadap suami yang menurut saya terlalu lempeng dan ga romantis. Tapi pasti adalah sifat-sifat yang membuat saya bangga, bahagia, berada di dekatnya yang ngga perlu saya tulis di sini. Hahaha. Curang ya, giliran yang ga disukai ditulis, yang bagus-bagus ga ditulis.

By the way, pastilah ada sifat saya yang ga dia sukai. Pasti ada. Dan saya bisa menebak salah satunya (dari sekian banyak sifat jelek saya); galak! Dan saya sadar itu, galaknya lebih ke cerewet-cerewet ala emak-emak gitu lah


Lima tahun sudah lumayan banyak tahu karakter masing-masing dan bagaimana menghandle segala sesuatu yang terjadi. Semoga kami diberikan kekuatan untuk terus menjaga pernikahan ini sampai akhir nanti.

"This marriage stuff can be hard. But it is so worth it. Can’t wait to see what the next five bring".
(5th  wedding anniversary, February 14, 2009-February 14, 2014)

4 komentar:

dian sigit solichedi said...

happy anniversary sari & jack, sakinah mawadah warohmah barokah

sari said...

makasih mb dian :)

aamiin

Lidya - Mama Cal-Vin said...

happy anniversary ya, maaf telat nih ngucapinnya

sari said...

makasih mb lidya :)

There was an error in this gadget

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

Our Beloved Hafizh